Jika Anda merasa tertekan oleh persoalan keluarga,
pekerjaan, ataupun teman-teman Anda, hati-hati, karena bila dibiarkan akan
menjadi stres. Padahal stres dapat berdampak banyak pada pola hidup Anda, salah
satunya adalah pola makan buruk atau
berlebihan. Sehingga biasanya stres membuat bobot Anda bertambah berat.
Jika sudah begini Anda tentu harus mewaspadai penyakit-penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung, karena obesitas adalah salah satu faktor risikonya.
Jika sudah begini Anda tentu harus mewaspadai penyakit-penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung, karena obesitas adalah salah satu faktor risikonya.
Pengelolaan terhadap stres adalah hal yang penting.
Berikut 7 kiat untuk mengendalikan stres Anda, dengan bonus tubuh lebih
langsing.
1. Makan biji-bijian utuh
Biji-bijian utuh dapat meningkatkan produksi
serotonin, hormon yang membuat perasaan jadi baik. Kandungan magnesium yang
melimpah dalam biji-bijian, khususnya almond dapat membuat otot lebih
rileks.
2. Pilih lemak sehat
Otak manusia kira-kira 60 persennya terdiri dari
lemak. Oleh karenanya Anda juga perlu memakan lemak untuk membuat otak sehat
dan terhindar dari stres. Namun jangan asal pilih sembarang lemak, pilihlah
yang sehat.
Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 dapat
berperan sebagai antidepresan karena memicu produksi serotonin. Serotonin
memperbaiki komunikasi antara sel-sel otak sehingga dapat membantu melawan
depresi. Makanan yang kaya akan lemak baik antara lain salmon, walnuts, minyak
zaitun, alpukat, kacang tanah, dan biji-bijian lain. Hindari konsumsi lemak
yang diperoleh dari hewan yang sudah tersaturasi.
3. Berhenti Diet
Diet yang membatasi karbohidrat dan lemak makanan akan
meningkatkan stres, kecemasan, insomnia, dan depresi. Sebaiknya Anda tidak
perlu diet ketat yang terlalu membatasi asupan karbohidrat dan lemak, melainkan
mengganti pilihan makanan menjadi makanan sehat. Perhatikan juga “rasa puas”
saat menyantap makanan Anda agar tidak mudah lapar.
4. Tidurlah
Suasana stres membuat Anda kurang tidur sehingga juga
akan menjadi berbahaya untuk pola makan. Kurang tidur menyebabkan meningkatnya
keinginan untuk memakan karbohidrat, permen, dan lemak. Selain itu tidur kurang
dari 5 jam setiap malam tidak hanya meningkatkan senyawa inflamasi di dalam
tubuh yang tekait dengan penyakit jantung, tetapi juga menghambat upaya
penurunan berat badan Anda.
5. Lakukan latihan bervariasi
Latihan yang bervariasi akan membuat tubuh tidak cepat
bosan sehingga lebih rajin berolahraga. Olahraga juga dapat meningkatkan
senyawa kimia dalam otak antara lain hormon endorphin, dopamine, dan serotonin,
sejumlah jenis hormon yang membuat bahagia. Jadi ketika Anda sudah mulai merasa
stres, berolahrahga saja, Anda akan melihat perbedaannya.
6. Bernapas
Bernapaslah dengan pelan dan dalam dengan sengaja
adalah cara yang sangat sederhana dan mudah untuk mengatasi stres sehari-hari.
Ambilah beberapa saat untuk rileks dan bernapas dengan cara tadi. Selain itu
fokuskan pula pikiran Anda untuk menyiapkan diri Anda menghadapi tantangan di
depan Anda.
7. Kenali gejala stres Anda
Ada dua jenis stres: akut dan kronis (biasanya terjadi
tidak terlalu lama) dan berkepanjangan. Stres yang kronik biasanya yang
menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Kebanyakan orang sering menekan
perasaan kelelahan, stres, dan kecemasan sampai-sampai tidak bisa lagi
mengenali gejala-gejala stres yang terjadi. Oleh karenanya, meskipun gejalanya
masih ringan, cobalah akui Anda mengalami stres dan cobalah untuk memperbaiki
keadaan. Gejala untuk stres antara lain tekanan darah tinggi, insomnia, nyeri
tubuh, dan perasaan cemas atau depresi.


